15.000 Liter BBM Subsidi Disita dari Penimbun

Kompas/Harry Susilo
Kepolisian Resor Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (15/3/2012) menyita 3.000 liter solar yang ditimbun di sebuah tempat penyimpanan di Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.

 

PONTIANAK, KOMPAS.com — Dalam dua hari, jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyita sedikitnya 15.000 liter bahan bakar minyak bersubsidi jenis solar dan premium di Kabupaten Kubu Raya. Penyitaan dilakukan karena pemilik BBM bersubsidi terindikasi menimbun.

Menyimpan BBM dalam jumlah besar harus ada izinnya. Misalnya, untuk penampung di bawah 900 liter, harus ada izin dari camat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar Mukson Munandar, Jumat (16/3/2012), mengatakan, penyitaan dilakukan melalui kerja sama antara Direskrimsus Polda Kalbar, Patroli Brimob Polda Kalbar, Polsek Kota Pontianak Barat, dan Polsek Sungai Kakap.

Penyitaan pertama dilakukan di Jalan Pramuka, Rabu lalu, sebanyak 8.000 liter solar. Lalu, pada Kamis kemarin, disita lagi 7.000 liter premium di Jalan Adi Sucipto.

Penimbunan BBM bersubsidi menimbulkan kelangkaan di SPBU di Kalbar. “Menyimpan BBM dalam jumlah besar harus ada izinnya. Misalnya, untuk penampung di bawah 900 liter, harus ada izin dari camat. Di dua tempat itu izinnya tidak ada,” tutur Mukson.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s