Bom di Gereja Nigeria Tewaskan 10 Orang

AP PHOTO/SUNDAY AGHAEZE
Warga berkumpul di sekitar bangkai-bangkai mobil yang hangus terbakar di lokasi ledakan bom di Gereja Katolik St Theresa di Madalla, Nigeria, Minggu (25/12). Bom meledak saat diadakan misa Natal di beberapa gereja di Nigeria, menewaskan sedikitnya 39 orang. Sekte Islam radikal Boko Haram mengklaim bertanggung jawab terhadap serangan bom tersebut.

LAGOS, KOMPAS.com – Serangan bom bunuh diri di sebuah gereja Katolik di kota Jos, Nigeria tengah, menewaskan sepuluh orang, Minggu (11/3/2012).

Korban tewas mencakup tiga orang yang tertembak pasukan keamanan yang berusaha membubarkan massa yang berkumpul setelah pemboman itu, kata juru bicara pemerintah negara bagian Pam Ayuba kepada AFP. Menurut juru bicara itu, “ada 10 korban tewas, tujuh jemaat gereja dan tiga orang yang tertembak pasukan”. “Tiga orang tewas tertembak oleh pasukan yang berusaha membubarkan massa,” katanya.

Pelaku serangan bom itu “tidak bisa dikenali karena mayatnya terpotong-potong”. Ayuba menambahkan, bangunan gereja itu rusak parah akibat ledakan tersebut. “Bangunan gereja itu mengalami kerusakan parah, atapnya runtuh.”

Sejumlah orang cedera serius ketika penyerang meledakkan dirinya setelah menabrakkan mobilnya ke pintu gerbang Gereja Katholik St. Finbar. Ketika itu, jemaat sedang meninggalkan gereja setelah misa pagi. Pemboman itu merupakan serangan kedua terhadap sebuah gereja di kota tersebut dalam dua pekan ini, setelah serangan pada 26 Februari yang diklaim oleh kelompok militan Boko Haram menewaskan tiga orang dan mencederai 50 orang lainnya, juga pada upaca misa hari Minggu.

Jos tegang setelah pemboman itu. Kekhawatiran pun muncul mengenai serangan balasan. “Ada desas-desus mengenai pembalasan, tetapi kami berharap aparat keamanan mengendalikan situasi karena mereka telah menutup daerah tersebut,” kata Alhassan Danjuma Aliyu, ketua lokal Badan Penanganan Darurat Nasional (NEMA).

Jos terletak di Nigeria tengah yang memisahkan kawasan utara yang berpenduduk mayoritas muslim dan wilayah selatan yang sebagian besar penduduknya Kristen. Ratusan orang tewas dalam bentrokan-bentrokan antara kelompok agama dalam beberapa tahun ini di negara itu.

Kekerasan meningkat di Nigeria sejak serangan-serangan yang menewaskan puluhan orang dalam perayaan Natal 2011 yang diklaim oleh kelompok garis keras Boko Haram.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s