Pengusaha Angkot Diimbau Tak Naikkan Tarif

Ilustrasi. Foto: Koran SI

Ilustrasi. Foto: Koran SI

JAKARTA – Pemerintah menganjurkan bahwa pengusaha angkutan umum (angkot) untuk tidak menaikkan tarif angkutan umum ketika harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nanti dinaikkan.

Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kompensasi untuk angkutan umum agar tarif angkutan umum tersebut tidak dinaikkan oleh pihak Organda.

“Intinya ada kompensasi untuk angkutan umum agar tarifnya tidak naik atau seminimal mungkin tarifnya naik,” ungkapnya kala ditemui usai RDP Komisi XI DPR RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Tambahnya, kompensasi tersebut diantaranya seperti Pajak kendaraan bermotor untuk kendaraan umum dibebaskan untuk satu tahun, lalu bea masuk untuk suku cadang angkutan umum juga dibebaskan.

“Kompensasi itu Dihitung dari PSO. PSO kan untuk subsidi BBM dan operasional tambah PSO nya. Ada suku cadang dan segala macem bea masuknya dibebaskan, suku cadang kan masih diimpor. Lalu PKB STNK biayanya dibebaskan satu tahun saja. Lalu juga subsidi bunga untuk peremajaan armadanya supaya mendukung keselamatan, kalau mau ganti unit baru dan dia kredit maka dibebaskan bunganya,” pungkasnya.

Adapun total plafon yang dialokasikan untuk hal tersebut adalah kurang lebih sebesar Rp5 triliun. Penerapannya untuk hal tersebut akan dilakukan begitu harga BBM subsidi tersebut dinaikkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s