Jadi ‘Orang Makassar’, Mahfud MD Bergelar Karaeng Tojeng

Mahfud MD saat menerima gelar Karaeng Tojeng (Foto: Andi A/okezone)

Mahfud MD saat menerima gelar Karaeng Tojeng (Foto: Andi A/okezone)

TAKALAR– Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD kini resmi menjadi ‘orang Makassar’ dengan gelar Karaeng Tojeng.

Pemberian gelar Karaeng Tojeng kepada Mahfud MD dilakukan di Istana Balla’ Lompoa Galesong Takalar Sulawesi Selatan, Kamis (1/3/2012).

Pemangku Adat Galesong I Mallarangang Karaeng Gassing mewakili masyarakat Galesong membacakan surat pernyataan pemberian gelar itu.

Mahfud MD resmi menyandang gelar ditandai pemasangan Songkok Biring Bulaeng oleh Ketua Lembaga Adat Galesong Muhammad Roem Karaeng Mattawang.

Songkok Biring Bulaeng adalah topi yang dikenakan pemuka adat Bugis Makassar yang terbuat dari serat lontar dan dililit serat emas.

“Pak Mahfud mewakili sifat dasar orang Makassar yakni berani, jujur, cerdas dan berada. Dia mampu menampilkan sifat itu dalam setiap pengambilan keputusannya di MK. Pak Mahfud mampu memberikan contoh sifat itu dalam kesehariannya,” tutur Roem dalam sambutannya.

Sementara itu mewakili kerabat Karaeng Galesong, Aminuddin Salle Karaaeng Patoto, menjelaskan gelar Karaeng Tojeng adalah milik putra sulung Sultan Hasanuddin dari istri keempatnya.

“Namanya I Manindori Karaeng Tojeng, Karaeng Galesong Tu Menanga ri Tappakna. Dia meninggal di Ngantang Malang Jawa Timur, “urai Aminuddin.

Menurut Aminuddin, Tojeng artinya benar atau kebenaran. Sehingga, dalam Makassar terdiri atas kata Karaeng dan Tojeng.

“Gelar Karaeng pada seorang bangsawan yang mencapai derajat Kariem Hamba dari yang Mulia. Pak Mahfud memegang institusi kebenaran bernama Mahkamah Konstitusi. Kami berharap sifat dasar leluhur kami dapat dipertahankan Pak Mahfud di sana,” jelas Aminuddin.

Aminuddin mengimbuhkan, Indonesia butuh pemimpin tegas dan jujur di tengah musibah karena oknum pejabat yang culas dan korup. Masyarakat menjadi terpengaruh karena contoh menyimpang dari mereka.

“Pemimpin yang inovatif dan kreatif penting demi membawa bangsa ini ke arah yang diidamkan. Seperti dalam Pancasila dan Konstitusi kita, “ucapnya.

Bagi Mahfud MD sendiri, pemberian gelar itu bukanlah basa basi tapi untuk berjuang seperti empat sifat kepemimpinan seperti yang dimiliki Karaeng Tojeng itu.

“Rakyat sering menderita karena pemimpinnya tidak jujur dan tegas. Padahal kalau pemimpin itu jujur, mau menderita bersama rakyatnya. Berani memperjuangkan yang benar, rakyat tidak akan menderita,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s