Pemerintah Didesak Hukum Maskapai yang Tidak Cek Kesehatan Pilot

Kamis, 9 Februari 2012 09:10 wib
Ilustrasi (Okezone)

Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR KH Abdul Hakim meminta pemerintah menjatuhkan sanksi tegas kepada maskapai yang tidak melaksanakan aturan terkait pemeriksaan kesehatan dan penyalahgunan alkohol maupun narkoba terhadap awak pesawatnya.

Terlebih, aturan penerbangan internasional sudah mewajibkan pemeriksaan berkala atas penyalahgunaan narkoba dan alkohol dikalangan pilot dan awak kabin.

Menurutnya, dalam peraturan internasional seperti Federal Aviation Administration (FAA) sejak tahun 2009 telah ditetapkan dan mewajibkan setiap operator untuk melakukan pemeriksaan internal terhadap obat-obatan terlarang dan alkohol secara rutin kepada personil penerbangan maupun ground staf.

“Saat ini, di Indonesia operator yang telah menerapkan sistem ini baru Garuda dan Batavia Air (sumber: Dirjen Hubungan Udara). Maskapai lainnya belum menerapkan sistem pemeriksaan internal terhadapdrug dan alkohol seperti yang dianjurkan FAA,” terang Hakim kepada okezone, Rabu (8/2/2012) malam.

Lebih lanjut dia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera menerapkan aturan FAA terkait pemeriksaan internal obat-obatan dan alkohol ini di seluruh maskapai dan harus diawasi secara ketat.

Sekretaris Fraksi PKS DPR ini juga menyesalkan sistem pemeriksaan kesehatan pilot dan awak kabin yang masih terfokus pada pemeriksaan kesehatan fisik. Dalam standar pengujian kesehatan rutin yang dilakukan Balai Kesehatan Penerbangan, pengujian penggunaan narkoba tidak masuk dalam daftar pengujian.

Check up yang diwajibkan kata dia hanyalah pengujian fisik, mata, audiometry, gigi, paru-paru, jantung, treadmil, ecg dan beberapa uji kesehatan lainnya. Dengan sistem pengujian seperti ini lanjut dia, maka penggunaan narkoba pada pilot dan awak kabin tidak dapat terlacak.

“Kedepan, harus dibuatkan aturan mengenai kewajiban tes urine untuk narkoba bagi para personel penerbangan. Personel penerbangan yang terbukti menggunakan narkoba, harus diberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan  Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Pasal 53 ayat (1) menyebut setiap orang dilarang menerbangkan atau mengoperasikan pesawat udara yang  dapat membahayakan keselamatan pesawat udara, penumpang dan  barang, dan/atau penduduk atau mengganggu keamanan dan keteriiban umum atau merugikan harta  benda milik orang lain.

Sesuai dengan Pasal 411 Undang-Undang Penerbangan, setiap orang dengan sengaja menerbangkan atau mengoperasikan pesawat udara yang membahayakan keselamatan pesawat udara, penumpang dan barang, dan atau penduduk atau merugikan harta benda milik orang lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

 

Serangan Udara AS Kembali Tewaskan 4 Militan

Kamis, 09 Februari 2012 09:08 wib
Pesawat Tanpa Awak AS (Foto : Armybase)

Pesawat Tanpa Awak AS (Foto : Armybase)
ISLAMABAD – Serangan rudal dari pesawat tak berawak milik Amerika Serikat (AS) kembali menewaskan empat militan Pakistan.

Serangan ini merupakan yang kedua kalinya dalam 24 jam terakhir. Sebelumnya, serangan rudal yang terjadi pada Rabu (8/2/2012) menewaskan sepuluh orang tewas di tenggara Miranshah, Waziristan Utara, dekat dengan perbatasan Afghanistan.

“Sebuah pesawat tak berawak AS menembakkan dua rudal di sebuah kompleks yang digunakan oleh militan di Miranshah. Akibat serangan ini empat gerilyawan tewas,” ujar seorang pejabat keamanan Pakistan seperti dikutip AFP Kamis, (9/2/2012).

AS menuding suku yang berdiam di wilayah Waziristan Utara selama ini telah memberikan perlindungan kepada pasukan Al Qaeda Taliban Afghanistan yang tidak lain merupakan musuh AS.

Sejak bulan lalu Presiden Barack Obama untuk pertama kalinya menegaskan bahwa pesawat tak berawak AS telah menargetkan serangan terhadap pasukan Taliban dan Al Qaeda di wilayah Pakistan, sebuah kebijakan prioritas yang diambil di bawah pemerintahannya.

Namun serangan rudal itu telah menimbulkan kebencian anti-Amerika yang semakin meluas, terutama setelah serangan mematikan November lalu yang menewaskan 24 tentaran Pakistan.

Menurut sebuah organisasi The New America Foundation yang berada di Washington, serangan pesawat di Pakistan telah menewaskan sekira 1.715 sampai 2.680 jiwa dalam delapan tahun terakhir.

Amerika Serikat sampai saat ini menolak untuk membahas serangan tersebut. Namun jumlah serangan ke Pakistan dilaporkan akan terus meningkat ketika AS menarik seluruh pasukan tempurnya dari Afghanistan pada akhir 2014.

Serangan ini terjadi ditengah upaya pembicaraan damai antara Pakistan-AS. Namun dua serangan dalam 24 jam terakhir tampaknya akan menghambat upaya Pakistan-AS untuk memperbaiki hubungan kedua negara.

Salam Damai Presiden Peres Bagi Rakyat Iran

Kamis, 09 Februari 2012 09:05 wib
Presiden Israel Shimon Perez (Foto: Al Arabiya)

Presiden Israel Shimon Perez (Foto: Al Arabiya)
YERUSALEM – Presiden Israel Shimon Peres menyampaikan simpati mendalamnya terkait sanksi yang dijatuhkan Barat kepada rakyat Iran.

Pernyataan itu muncul melalui pidatonya dalam upacara yang digelar untuk memperingati ulang tahun Parlemen Israel yang ke-63 pada Rabu (8/2/2012) kemarin.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Peres juga menghimbau rakyat Iran agar mereka dapat melalui krisis atas sanksi yang dijatuhkan Barat.

“Kami tidak dilahirkan sebagai musuh dan tidak memiliki kebutuhan untuk hidup sebagai musuh. Jangan biarkan bendera permusuhan melemparkan bayangan gelap di atas warisan sejarah,” ujar Peres seperti dikutip Associated Press Kamis, (9/2/2012).

Peres juga mengatakan, Iran dan Israel memiliki hubungan yang baik sebelum Revolusi Islam terjadi pada thaun 1979.

“Peres adalah salah satu dari sedikit orang di Israel yang mengingat hubungan hangat antara Iran dan Israel. Beberapa kali sebelum revolusi, Peres sempat berjalan-jalan di Teheran, makan di restoran sana dan memiliki banyak teman asal Iran,” ujar juru bicara Presiden Peres, Ayelet Frisch .

Meski demikian, pesan damai yang disampaikan Presiden Peres itu ternyata hanya ditujukan kepada rakyat Iran bukan rezim rezim pemerintah Iran.

“Iran tidak hanya menjadi ancaman bagi Israel. Namun juga merupakan bahaya nyata bagi kemanusiaan secara keseluruhan,” ungkap Peres ketika mengomentari program nuklir Iran.

“Rezim Iran ini adalah Imperialisme yang lapar, yang bercita-cita untuk menjadi penguasa tertinggi di kawasan,” imbuhnya.

Meskipun Israel berharap sanksi ekonomi terhadap Iran dapat ditingkatkan untuk menekan Teheran terkait ambisi nuklirnya, para pemimpin Israel tidak menutup kemungkinan tindakan militer sewaktu-waktu dapat dilakukan.

Mari Bikin Air Terjun di Taman Kecil!

Kamis, 9 Februari 2012 09:00 wib
detail berita

Foto: Air terjun mini/ ideaonline.co.id

JAKARTA – Suara gemericik dan alunan air yang dihasilkan oleh air terjun dan water fountain seakan tidak pernah gagal menghibur penghuni rumah lantaran dibuai alunan alam. Karena itu, banyak orang menginginkan air terjun buatan atau water fountain hadir di halamannya.

Namun terkadang air terjun, terutama yang berbentuk tebing memerlukan area yang cukup luas. Untuk Anda yang hanya memiliki area kecil dan mungil, jangan berkecil hati. Ada air terjun artifisial bergaya minimalis, relief bebatuan, maupun bergaya etnis bali yang berukuran kecil, hanya sekira 2 meter persegi.

Air terjun buatan (artifiasial) bisa diletakkan di taman depan atau di dalam rumah, atau bisa juga diletakkan tanpa ditemani tanaman-tanaman hias. Demikian yang dikutip dari blog ArsitekturArchitectaria, Kamis (9/2/2012).

Jika ingin meletakkannya di taman, letakkan di tembok atau sisi taman yang kosong untuk menghilangkan kesan sepi pada sisi tersebut.

Air terjun ini biasanya dilengkapi dengan kolam kecil di depannya. Anda bisa menambahkan ikan hias atau tanaman air agar penampilannya makin alami.

Sebaiknya tanaman air ditanam di dalam pot dan tidak langsung ditanam di dasar kolam. Hal ini untuk menjaga agar air kolam tidak menjadi keruh. Taburkan juga batu koral kecil di atas pot, untuk mencegah tanah larut oleh air.

Untuk sirkulasi air, air terjun biasanya dibuat berputar dengan menggunakan pompa air bertenaga listrik. Pompa dapat diletakkan di kolam atau disembunyikan di bawah konstruksi air terjun.

Namun, supaya tampak lebih indah, tentunya jika pompa musti disembunyikan di dalam konstruksi. Tapi, jika sulit melakukannya, pompa bisa juga disembunyikan di antara tanaman air.

Agar jatuhnya air nampak lebih alami, beberapa penjual air terjun menemukan ide menarik yang bisa ditiru. Salah satunya yaitu dengan menggunakan kaca di pinggir tiap undakan atau dengan membuat beberapa lubang di pipa paralon atas.

 

 

NEWS » Megapolitan

1 Tahanan Polsek Cempaka Putih Tertangkap Lagi

Kamis, 9 Februari 2012 08:55 wib
Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)

Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA – Kepolisian Sektor Cempaka Putih, berhasil menangkap lima tahanan dari 12 tahanan yang kabur pada Selasa 7 Februari 2012 lalu.

“Semalam kami menangkap satu orang lagi, saya lupa namanya,” kata Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih AKP Gozali kepada okezone, Kamis (9/2/2012).

Dua tahanan yang berhasil ditangkap sebelumnya yaitu Agus Pian, tersangka narkoba, ditangkap di Pasar Palmerah; Aji Tri Mulyono, tersangka uang palsu, ditangkap di Ciganjur; Suwardi dan Agus Win Suprio, ditangkap di kediamannya di Bekasi dan Tanjung Priok.

Seperti diberitakan sebelumnya, 12 tahanan kabur dari Polsek Cempaka Putih Jakarta Pusat. Mereka berhasil meloloskan diri dengan menggergaji tralis besi yang ada di atas bak mandi.

Terkait hal itu, Unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Internal Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Kapolsek Cempaka Putih Kompol Adhie Santika dan anggotanya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui apakah adanya kelalaian petugas dalam menjalankan SOP yang menyebabkan kaburnya tahanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s